Gagal jantung adalah kondisi yang lazim dan hidup - mengancam yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Ketika penelitian medis terus mencari perawatan yang efektif, peptida SS - 31, yang juga dikenal sebagai elamipretide, telah muncul sebagai kandidat yang menjanjikan. Artikel ini akan mengeksplorasi peran SS - 31 peptida dalam pengobatan gagal jantung, mekanisme tindakannya, bukti penelitian, dan pertimbangan peraturan.
SS - 31 peptida memiliki struktur kimia spesifik dengan urutan d - arg - tyr (2,6 - sepeser pun) - lys - phe. Formula molekulnya adalahC32H49N9HAI5, dan memiliki berat molekul 639,8 g/mol. Peptida aromatik kecil ini memiliki kemampuan unik untuk dengan mudah menembus selaput sel dan organel. Properti ini memungkinkannya mencapai mitokondria, yang sangat penting untuk fungsinya di dalam tubuh.
SS - 31 bertindak terutama pada mitokondria, pembangkit tenaga listrik sel. Ini menstabilkan kardiolipin, komponen kunci dari membran mitokondria bagian dalam. Cardiolipin sangat penting untuk berfungsinya rantai transportasi elektron yang tepat, yang bertanggung jawab untuk menghasilkan adenosine triphosphate (ATP), mata uang energi sel. Dengan menstabilkan kardiolipin, SS - 31 mempromosikan produksi ATP yang efisien.
Selain itu, SS - 31 mengurangi produksi spesies oksigen reaktif (ROS), atau radikal bebas. ROS yang berlebihan dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berbahaya bagi sel, terutama di jantung. Dengan meminimalkan stres oksidatif, SS - 31 membantu melindungi sel jantung dari kerusakan dan disfungsi.
Gagal jantung sering dikaitkan dengan disfungsi mitokondria. Mitokondria dalam sel jantung tidak dapat menghasilkan energi yang cukup, yang menyebabkan pengurangan jantung berkurang untuk memompa darah secara efektif. SS - 31 dapat meningkatkan fungsi mitokondria pada pasien gagal jantung. Penelitian dalam jaringan jantung manusia yang diobati dengan SS - 31 telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam fluks oksigen mitokondria dan aktivitas komponen yang terlibat dalam produksi ATP.
Studi pada hewan, seperti anjing, telah menunjukkan bahwa pengobatan kronis dengan SS - 31 dapat meningkatkan fungsi ventrikel kiri pada gagal jantung lanjut. Ukuran respirasi mitokondria dan sintesis ATP maksimum ditemukan berkorelasi dengan peningkatan keseluruhan dalam fungsi ventrikel kiri. Ini menunjukkan bahwa SS - 31 bisa menjadi perawatan jangka panjang yang efektif untuk meningkatkan kemampuan memompa jantung dan mengurangi remodeling jantung pada kasus gagal jantung lanjut.
Selama gagal jantung, kardiomiosit (sel otot jantung) dapat mengalami apoptosis, atau kematian sel terprogram. Uji coba yang mengeksplorasi penggunaan infark miokard SS - 31 di Seg - Segmen (sejenis serangan jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung) menemukan bahwa peptida dapat secara drastis mengurangi kadar HTRA2, ukuran apoptosis kardiomiosit. Ini menunjukkan bahwa SS - 31 mungkin berguna dalam mengurangi tingkat kematian sel jantung dan menjaga jaringan jantung, yang sangat penting untuk mempertahankan fungsi jantung.
Pra - studi klinis pada hewan telah memberikan wawasan penting tentang potensi SS - 31 untuk pengobatan gagal jantung. Misalnya, pada tikus dengan iskemia ginjal - cedera reperfusi (yang dapat meniru beberapa aspek stres mitokondria terkait jantung), SS - 31 struktur ginjal yang dilindungi, mempercepat pemulihan produksi ATP, dan mengurangi kematian sel.
Dalam uji klinis, sementara uji fase III awal tidak menghasilkan bukti konklusif dari utilitas klinis SS - 31, uji fase II menunjukkan hasil yang menjanjikan. Pada manusia, SS - 31 meningkatkan kinerja olahraga setelah hanya 5 hari perawatan dan tidak memiliki masalah keamanan atau efek samping yang signifikan. Saat ini, ada uji coba fase II yang sedang berlangsung dan uji coba fase III yang direncanakan untuk lebih mengevaluasi SS - 31 pada gagal jantung dan kondisi terkait lainnya dengan ukuran hasil yang berbeda.
Sampai sekarang, FDA belum sepenuhnya menyetujui SS - 31 untuk pengobatan gagal jantung. Namun, FDA memiliki pedoman ketat untuk pengembangan dan persetujuan obat dan biologi baru. Untuk SS - 31 untuk mendapatkan persetujuan penuh untuk perawatan gagal jantung, itu harus memenuhi standar keamanan dan kemanjuran yang ketat.
FDA membutuhkan studi klinis dan klinis yang luas. Studi pra - klinis harus menunjukkan keamanan peptida dan potensi kemanjuran dalam model hewan. Uji klinis, yang biasanya mengikuti proses tiga fase, harus menunjukkan bahwa SS - 31 aman dan efektif pada manusia. Proses manufaktur SS - 31 juga perlu mematuhi peraturan praktik manufaktur yang baik (GMP) untuk memastikan kualitas dan konsistensi produk.
Jawaban: Tidak, Anda tidak boleh menggunakan SS - 31 tanpa pengawasan medis. Ini masih dalam penelitian untuk perawatan gagal jantung, dan administrasi diri bisa berbahaya. Dosis yang tepat, efek samping potensial, dan interaksi dengan obat lain masih sedang dipelajari. Hanya seorang profesional kesehatan yang dapat menentukan apakah itu sesuai untuk Anda.
Jawaban: Dalam uji klinis, SS - 31 umumnya ditoleransi dengan baik. Beberapa orang mungkin mengalami reaksi ringan seperti kemerahan atau pembengkakan di lokasi injeksi. Efek samping yang lebih parah jarang terjadi tetapi mungkin termasuk efek jangka panjang yang tidak diketahui. Penting untuk dipantau oleh penyedia layanan kesehatan saat menggunakan SS - 31.
Jawab: Sulit dikatakan. Meskipun SS - 31 menunjukkan janji, masih perlu menyelesaikan lebih banyak uji klinis dan memenuhi persyaratan persetujuan FDA. Jika uji coba di masa depan berhasil, itu mungkin menjadi perawatan standar di tahun -tahun mendatang, tetapi tidak ada garis waktu yang pasti saat ini.